BERSAMA MERAIH IMPIAN SYAHADAH

Posted in Uncategorized on Maret 22, 2011 by Uze Kune

Istriku Yang Sholehah

Sangat penting bagi seorang laki-laki untuk mengerti kualitas dan sifat-sifat seorang wanita sebelum dia dipertimbangkan sebagai seorang istri.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Dunia (hidup di dunia ini) adalah kesenangan dan sebaik-baik kesenangan di dunia ini adalah istri yang baik (sholehah).”(Shohih Muslim, Kitab 14, Bab 17, Hadits No. 1467)

Saat ini sangat sulit untuk menemukan istri yang baik karena dia merupakan harta benda yang jarang ditemukan. Diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dari Ibnu ‘Abbas Radliallahu Anhu, bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam ditanya oleh Umar bin al-Khattab Radliallahu Anhu :

“Akan aku informasikan kepadamu harta benda yang terbaik yang bisa seseorang dapatkan, yaitu istri yang baik (sholehah). Ketika dia (suaminya) melihatnya dia akan membuatnya senang dan ketika dia diperintah maka akan patuh dan ketika dia ditinggal (jauh dari suami) maka akan menjaga dirinya.”

Hadits ini merupakan pernyataan yang jelas bahwa istri yang baik adalah orang (1) yang membuat senang dan bahagia hati suami ketika suaminya melihatnya, (2) mematuhi suaminya ketika dia memerintah mengerjakan sesuatu, dan (3) melindungi kehormatannya, rahasianya, keluarga (anak-anak) dan hartanya ketika suami tidak ada di sisinya.

 

Diriwayatkan dalam Shohih al-Jaami’ bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Hati yang bersyukur, lisan yang mengingat Allah dan istri yang baik (zaujah sholihah) yang akan menolong kamu dalam urusan hidupmu dan agamamu, inilah harta benda terbaik yang dapat dimiliki manusia.”

Sangat penting bagi seorang wanita-orang yang akan menjadi istrimu dan membantu kamu menegakkan dien (agama)-memiliki sifat-sifat dan kualitas tersebut sebelum kamu mempertimbangkan/memutuskan untuk menikahinya.

Allah meminta kita untuk menikah dengan orang yang baik, sholehah dan bertaqwa :

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur, 24:32)

Dalam ayat lain, Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman tentang sifat-sifat wanita jannah (surga) :

“Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An-Nisaa’, 4:34)

Shoolihat artinya meraka adalah wanita yang baik agamanya. Qaanitaat artinya mereka patuh terhadap suaminya. Dan Haafizaat lil-Ghaib artinya mereka menjaga harta, kekayaan, anak-anak suaminya dan seterusnya tatkala suaminya pergi.

Dilaporkan dalam Mu’jam ath-Thabraani al-Kabiir dan Shohih al-Jaami’, dari Abdullah bin Salaam Radliallahu Anhu bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Wanita yang terbaik adalah wanita yang menyenangkan kamu tatkala kamu melihatnya, mematuhimu ketika kamu memerintahnya, menjaga dirinya sendiri (kesuciannya) dan harta kamu dalam ketiadaan kamu.”

Wanita yang patuh (tho’at) kepada Allah, Rosul-Nya dan suaminya maka tidak diragukan lagi dia layak mendapatkan jannah. Dilaporkan dalam Musnad al-Imaam Ahmad bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Jika seorang wanita menegakkan sholat 5 waktunya, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kesuciannya dan mematuhi suaminya, maka akan dikatakan kepadanya (di hari pengadilan), “masuklah ke dalam surga dari pintu yang kamu sukai.”

Oleh karena itu, sifat-sifat dari wanita yang baik yang telah disebutkan oleh Allah Subhaanahu Wa Ta’ala dan Rosul-Nya adalah:

Shoolihat, mereka melaksanakan dien dan memiliki dien/agama yang baik

Qaanitaat (mutii’aat), patuh kepada suaminya sepanjang dia tidak memerintahkan untuk tidak patuh kepada Allah.

Menjaga diri mereka tatkala suaminya tidak ada

Menjaga harta, kekayaan dan anak-anak suami

Membahagiakan hati suami (yaitu dengan aktif untuk menyayangi dan bersosialisasi dengannya)

Dilaporkan bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Wanita (pada umumnya) dinikahi karena 4 hal : karena hartanya, karena statusnya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang baik agamanya, maka tanganmu akan dipenuhi dengan pasir-pasir (kebaikan).” (Shohih Muslim, Hadist No. 1466)

Taribat Yadaak (maka tanganmu akan dipenuhi dengan pasir) artinya bahwa jika seseorang memilih seorang wanita yang memiliki kebaikan dien dalam pernikahan mereka maka tangan mereka akan dipenuhi kebaikan dan mereka menjaga diri mereka dari sesuatu yang tidak menyenangkan hidup.

Jika seorang wanita memiliki agama yang baik, maka dia akan membawa ketenangan di rumahnya dan akan menyebabkan kebahagiaan pada suaminya. Dia akan menjadi lahan yaitu melahirkan anak-anak yang baik dan mereka akan mewarisi sifat-sifatnya dan karakter-karakternya. Bagaimanapun, jika dia menyimpang maka anak-anaknya akan mewarisi karakternya yang buruk dan personalitasnya, pernikahan akan mengalami petaka kegagalan, adapun suami akan gagal memenuhi apa yang diperintahkan Allah Subhaanahu Wa Ta’ala yaitu untuk memilih wanita yang baik.

Wanita yang baik akan selalu menyesuaikan apa yang dia katakan dengan lakukan, dia adalah penjaga harta suaminya, rahasianya, kehormatan dan reputasinya. Reputasinya sebagai seorang wanita yang baik akan membawa kehormatan kepada keluarga.

Tidak diragukan, kecantikan, karakternya, personalitas, ketaqwaan dan agamanya melebihi kecantikan wajah dan fisiknya yang nampak. Hal tersebut akan tinggal selamanya. Adapun kalau kecantikan wajah maka akan berubah (yaitu kerena faktor usia) hanya dalam ukuran tahun.

Untuk wanita yang buruk akhlaqnya, kalau dia tua maka dia akan mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia masih muda dan merasa seperti wanita-wanita yang berumur belasan tahun. Dia tidak akan punya waktu untuk membaca Al-Qur’an, mengurus anak-anak atau bahkan suaminya. Sebaliknya dia akan berada di depan kaca, menggunakan make-up, dan mencoba menyembunyikan keriput dan noda-noda di wajahnya.

Wanita yang baik, akan selalu ingat akan tanggung jawab terhadap suaminya dan kewajibannya kepada Allah. Dia akan selalu mengingatkannya untuk sholat, mendorongnya untuk berdakwah dan mendukung jihad serta mengerjakan kewajiban-kewajibannya tanpa diminta. Jika suaminya baik maka suaminya akan memenuhi kebutuhannya dan memperhatikannya, dia tidak akan pernah melirik wanita lain karena istrinya tertambat di dalam hatinya.

Abdullah bin Rawaahah Radliallahu Anhu memiliki seorang budak hitam. Dia pernah memukulnya dan kemudian dia merasa bersalah karena telah melakukannya. Dia kemudian pergi menemui Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam dan mengatakan kepadanya apa yang terjadi. Nabi bertanya kepada Abdullah tentang gambaran karakternya. Abdullah menginformasikan kepada Nabi Salallahu Alaihi Wasallam bahwa dia (budak wanitanya) berpuasa, sholat dan mengucapkan kalimat Laa Ilaaha Illallah. Nabi Salallahu Alaihi Wasallam bertanya lagi, “Berarti dia adalah seorang yang beriman.” Abdullah Radliallahu Anhu berkata, “Saya akan pergi untuk membebaskannya dan menikahinya.”

Ada beberapa orang yang mulai mencela Abdullah karena menikahi seorang budak wanita, karena mereka masih sering melirik orang-orang kafir untuk mereka nikahi. Allah Subhaanahu Wa Ta’ala kemudian menurunkan ayat :

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik daripada wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.” (QS. Al-Baqarah, 2:221)

Dilaporkan juga bahwa ayat ini diturunkan berkaitan dengan wanita berkulit hitam yang berada di bawah kekuasaan Hudaifah bin al-Yaman Radliallahu Anhu. Hudaifah berkata kepada Khansaa’, budak wanitanya : “Wahai Khansaa’, Allah telah berfirman tentang kamu. Oleh karena itu, saya akan membebaskanmu, kemudian menikahimu.”

Dalam ayat ini subyek utamanya adalah agama yang baik. Kecantikan tubuh atau wajah bersifat subyektif tiap orang. Beberapa orang menyukai wanita dengan hidung yang mancung, yang lainnya menyukai wanita dengan hidung yang pendek. Beberapa orang juga menyukai wanita yang bermata lebar, adapun yang lain lebih tertarik pada wanita yang bermata sipit. Beberapa laki-laki menyukai wanita yang besar, yang lainnya menyukai yang langsing. Beberapa diantaranya menyukai wanita yang pendek, yang lainnya suka yang tinggi. Jadi kecantikan itu tergantung mata yang melihat. Apakah keumuman setiap laki-laki menyukai wanita yang baik agamanya, personalitas dan karakternya? Atau lebih menyukai wanita yang cantik di luar sana akan tetapi dia suka menyumpah, berteriak-teriak dan memiliki karakter yang buruk?

Dilaporkan dalam Shohih Bukhori bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Tiga orang yang akan mendapatkan pahala ganda yaitu :

(1) Seseorang dari golongan ahlul kitab (Yahudi atau Nasrani) yang beriman kepada nabinya (Isa atau Musa) kemudian beriman kepada Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam (yaitu masuk Islam)

(2) Seorang budak yang memenuhi kewajibannya kepada Allah dan juga kepada majikannya

(3) Seorang majikan (pemilik budak) yang memiliki budak wanita kemudian mengajarinya jalan yang terbaik (dien/agama), membebaskannya kemudian menikahinya. Bagi dirinya (orang majikan tersebut) akan mendapatkan 2 pahala.”

(Kitab Ilmu, Bab 31, Hadist No. 97).

Pasangan yang terbaik dalam hidup ini adalah wanita yang beriman (muslim) dengan kebaikan agamanya maka ia akan dapat menolong suaminya untuk menempuh kehidupan yang sesuai dengan Islam.

Istri yang baik adalah seperti Khodijah binti Khuwailid Radliallahu Anhu, istri Nabi Salallahu Alaihi Wasallam, wanita yang mengimaninya ketika orang-orang mengkufurinya; mempercayainya ketika orang-orang tidak mempercayainya; menerima apa yang beliau katakan ketika orang-orang mengingkarinya; melindunginya ketika beliau membutuhkannya; menolongnya ketika orang-orang mencoba untuk mencelakakannya. Khodijah mendampinginya dalam kehidupan yang susah maupun senang.

Wanita yang baik adalah seperti Asma’ binti Abu Bakar Radliallahu Anhu, wanita yang sangat bangga akan agamanya. Dia mengirimkan anak laki-lakinya ke jalan surga dengan syahid, dan dia mendorongnya untuk berdiri teguh di depan Thaghut sampai mati dengan kematian yang mulia.

Istri yang baik adalah seperti Safiyyah binti Abdil Mutholib Radliallahu Anhu, wanita yang sibuk ke medan perang untuk memerangi Yahudi yang ingin menyerang kehormatan orang-orang yang beriman.

Istri yang baik adalah seperti Sahaabiyyah Khansaa’ Radliallahu Anhu, wanita yang mengirim semua anak laki-lakinya yang berjumlah 4 untuk pergi berjihad. Ketika datang berita bahwa keempat anak laki-lakinya syahid, dia berkata : “Terima kasih ya Allah karena telah menjadikan mereka semua syahid dan aku berdo’a agar aku dapat bertemu dengan mereka di hari pengadilan nanti!”

Istri yang baik adalah Walood yang artinya dia ingin memiliki anak. Dia bukanlah seseorang yang mengatakan, “Aku ingin menjaga penampilanku dan tidak ingin memiliki anak.” Istri yang baik adalah orang yang ingin memiliki banyak anak.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Menikahlah dan berbanyaklah anak-anakmu, sesungguhnya aku akan membanggakan kamu di hari pengadilan nanti.” (Shohih al-Jaami’, Hadist No. 3366)

Jadi tujuan dari pernikahan bukan hanya untuk memperoleh kenikmatan akan tetapi juga untuk meneruskan ras manusia.

Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (QS. Al-Kahfi, 18:46)

Allah Subhaanahu Wa Ta’ala juga berfirman :

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran, 3:14)

Ada banyak hal yang diingini oleh manusia-manusia : wanita, anak-anak, emas, perak (harta), kuda dan seterusnya; akan tetapi apa yang Allah berikan kepada kita di akhirat adalah jauh lebih baik.

Dalam Surat Maryam dikatakan bahwa Zakariyyah Alaihi Salam memohon kepada Allah :

“Ia berkata : “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, ya Tuhanku. Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya’qub; dan jadikanlah ia, ya Tuhanku, seorang yang diridhai.” (QS. Maryam, 19 : 4-6)

Jadi alasan menikah adalah memiliki anak. Inilah kenapa sangat penting bagi wanita untuk memahami hal ini sebelum dia menikah, yaitu dia diharapkan untuk memiliki anak, bukan untuk menyelesaikan pendidikannya atau belajar mengendarai mobil. Jika dia tidak tahu bagaimana cara untuk memasak, bersih-bersih, mencuci atau menjahit, tidak juga ingin memiliki anak, lantas untuk apa dia sebagai seorang istri?

Wanita yang baik adalah yang lembut, bijaksana dan lemah lembut. Jika suaminya berbicara kepadanya, dia tidak membantah atau berteriak kembali kepadanya. Sekiranya dia seorang istri, dia bukanlah pegulat atau petinju,

Mukmin yang baik, suami yang baik dan istri yang baik akan meminta dan memohon kepada Allah agar dianugerahi anak yang sholeh :

“Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqaan. 25:74)

Bahkan malaikat-malaikat beristighfar dan memohonkan ampun kepada Allah untuk manusia, istrinya dan anak-anaknya serta menjadikan mereka bahagia :

“Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam syurga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang saleh di antara bapak-bapak mereka, dan isteri-isteri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mu’min, 40:

Kenikmatan dunia adalah istri dan anak. Jika seorang wanita tidak bisa melahirkan anak disebabkan dia sakit maka ini bukanlah kekuasaan-Nya. Akan tetapi jika dia sangat menginginkan untuk memiliki anak maka dia adalah wanita yang baik agamanya. Dia tidak harus cantik (sesuai dengan pandangan beberapa orang), akan tetapi dia dapat menawan hati suaminya dengan karakternya dan personalitasnya. Daripada menggunakan kecantikannya akan tetapi di setiap waktu dia berbicara dengan suara seperti George Bush atau Khaddafi.

Dilaporkan dalam Sunan Abu Dawud bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam dan berkata kepadanya, “Aku mencintai seorang wanita yang baik nama (statusnya) yaitu cantik, akan tetapi tidak bisa punya anak. Apakah anda menyarankan aku untuk menikah dengannya?” Nabi Salallahu Alaihi Wasallam berkata, “Jangan.” Laki-laki tadi datang kembali 2 kali akan tetapi setiap kesempatan Nabi Salallahu Alaihi Wasallam menjawabnya, “Jangan.” Setelah waktu yang ketiga kalinya Nabi Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Nikahilah wanita yang wadood (patuh, takut kepada suami) dan walood (bisa punya anak). Aku akan membanggakan kamu (di hari pengadilan nanti).” (Sunan Abu Dawud, Kitabun Nikaah, Hadist No. 2050)

Wanita yang walood yaitu bisa punya anak dan memiliki kesehatan yang bagus. Biasanya jika ibunya atau bibinya punya anak banyak maka dia akan mampu memiliki anak juga.

Wanita yang wadood adalah wanita yang bijaksana dan baik terhadap suaminya. Dia tersenyum kepadanya, berbicara dengan bijak dan ingin suaminya menjadi bahaga. Dia akan tersenyum dengan cinta dan kasih sayang.

Dilaporkan dalam hadits shohih al-Bukhori bahwa Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Diantara semua wanita-wanita yang menunggang onta (yaitu wanita-wanita Arab); wanita dari Bani Quraisy adalah yang terbaik. Mereka penyayang dan baik hati terhadap anak-anak mereka dan penjaga terbaik atas kekayaan suami mereka.” (al-Bukhori, Kitab 60, Bab 46, Hadist No. 3434)

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam menggambarkan mereka sebagai yang terbaik karena mereka lemah lembut dan baik hati terhadap anak-anak mereka dan secara otomatis akan disayang dan diridhoi suami mereka.

Wanita yang baik adalah penjaga dan pelindung harta kekayaan dan rahasia-rahasia suami mereka. Apa yang suaminya katakan terhadapnya secara pribadi, dia tidak seharusnya mempublikasikan atau mengatakan kepada temannnya.

Mudah untuk mendapatkan suami yang baik saat ini, akan tetapi tidak mudah untuk mendapatkan istri yang baik.

Istri yang baik akan mengikuti pendapat (hukum) dari suaminya, bukan dengan pendapatnya sendiri. Dia tidak akan mengatakan kepadanya, “Kamu dapat merayakan I’ed hari ini, akan tetapi aku akan merayakannya besok.” Seorang suami tidak akan pernah hidup dalam ketenangan jika menikah dengan wanita yang agamanya sesat, seorang Habashi, Deobandi atau Tahriiri. Inilah kenapa begitu penting bagi dirinya untuk menikahi seorang wanita yang mengikuti pemahaman Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (mengikuti nabi dan sahabat-sahabatnya).

Keduanya idealnya memiliki agama yang sama dan aqidah (keyakinan) yang sama. Jika seorang istri mengimani bahwa Allah berada di atas ‘Arsy-Nya, sementara suaminya mengimani bahwa Allah ada dimana-mana, maka akan selalu terjadi perselisihan pendapat dan debat argumen, adapun pernikahannya tidak akan bisa melakukan kerjasama diantara keduanya.

Agama yang baik bukan hanya sholat atau berpuasa. Jika seorang laki-laki memiliki agama yang baik, dia akan mengimani bahwa Yahudi dan Nasrani adalah kafir, dan jika wanita memiliki agama yang buruk maka dia akan mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang beriman. Lebih lanjut, wanita tersebut akan mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah negara sekuler, dimana pikiran-pikiran mereka akan diracuni dengan pemikiran kufur. Jika seorang laki-laki menikah dengan seorang wanita Barelwi atau pelaku bid’ah maka istrinya akan mengajarkan anak-anaknya untuk menyembah kuburan dan meminta bantuan dari orang yang sudah meninggal dunia.

Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ruum, 30:21)

Bagaimana mungkin akan ada ketenangan dalam pernikahan jika istrinya menekan suaminya untuk membelikannya baju-baru baru, sepatu berhak tinggi, tas dan barang-barang perhiasan setiap hari? Setiap hari dia butuh waktu berjam-jam untuk bermake-up (berhias) dan jika suaminya mengomentarinya mengenai satu hal maka dia akan membuat hidup suaminya sedih. Itu bukanlah sifat seorang istri yang seharusnya.

Wanita butuh untuk meraih cinta dari suaminya dan menginginkan untuk dapat meraih surga melaui taat pada suaminya. Dia akan memasak untuknya, membersihkan baju-bajunya, menyetrika pakaian-pakaiannya dan menyiapkan makanan. Dia bukanlah seorang budak atau pembantu, akan tetapi ini adalah peran normal dari seorang istri.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Aku akan informasikan kepadamu tentang wanita ahli surga! (mereka adalah) wadood (penuh kasih sayang dan sayang kepada suami mereka), walood (subur) dan bermanfaat. Jika dia berpamitan kepadamu maka dia akan mengatakan, “Disini tanganku yang ada dalam tanganmu. Saya tidak bisa tidur hingga kamu senang.” (Shohih al-Jaami’)

Hadits ini menggambarkan seorang wanita jannah (surga) yang digambarkan sebagai seorang yang tidak akan beranjak tidur (setelah berpamitan kepada suaminya) hingga dia memegang tangannya dan berkata, “Saya akan beranjak tidur hingga kamu ridho terhadapku.” Atau hingga dia dimaafkan. Dimanakah macam wanita jenis ini sekarang ini? Sekarang, jika suami berpamitan kepada istrinya maka istrinya akan mengatakan kepadanya pergilah ke neraka dan membuat suaminya tidur dalam kebun.

Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam menyarankan para pengikut-pengikutnya untuk menikah dengan wanita yang perawan. Konsep ini memberi tekanan bagi seorang wanita agar mempertimbangkan dengan benar masalah perceraian karena dia akan mengetahui bahwa akan sulit baginya untuk menikah lagi. Inilah salah satu cara bahwa Islam melindungi keluarga; seorang istri tidak bisa lari hanya karena dia tidak memiliki televisi (sebagai contoh) karena dia tahu bahwa perceraian adalah sebuah pantangan dalam pernikahan.

Saat ini jika seorang suami mencoba menasehati dispilin kepada istrinya maka istrinya akan berteriak kepadanya atau berpikir bahwa suaminya mencoba untuk mengontrolnya. Lebih lanjut jika dia (suaminya) berpamitan kepada istrinya maka dia tidak akan menemaninya karena dia pergi untuk melihat TV dan melihat laki-laki lain yang dia sukai.

Pada masa lalu, seorang ibu menasehati anak perempuannya, “Jadilah sebagai pembantu/hambanya, maka dia akan menjadi hambamu. Jadilah lahannya, dan dia akan menjadi akarmu.”

Saya berdoa kepada Allah semoga pelajaran ini dapat memberi pencerahan atas kriteria untuk memilih patner yang baik. Selalu perhatikanlah kebaikan agamanya karena orang yang mengetahui hukum syari’ah maka diapun juga akan mengetahui mana yang halal dan yang haram.

Wallahu’alam bis showab!

 

http://maknunah.multiply.com/

Positive Mindset dalam Empat Level Gelombang Otak

Posted in Uncategorized on Maret 3, 2011 by Uze Kune

kid.jpgDalam tulisan mengenai Law of Attaction (Hukum Tarik Menarik) — yang bisa Anda baca disini dan disini — kita telah membahas mengenai betapa sesungguhnya pola pikir dan rajutan imajinasi kita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sejarah masa depan hidup kita.

Demikianlah, jika kita selalu mampu menganyam pola pikir yang guyub dengan energi positif – dengan energi tentang keyakinan-diri, dengan pancaran optimisme yang kokoh, dan dengan sikap hidup yang selalu penuh rasa sukur – maka ada peluang besar bahwa hidup sejati kita akan benar-benar dilimpahi oleh sederet narasi tentang keberhasilan.

Sebaliknya, jika bentangan hidup kita selalu diharu-biru oleh rajutan pola pikir yang negatif – tentang bayangan kelam kegagalan, tentang rasa tak percaya diri, tentang kegamangan, dan sikap hidup yang selalu mengeluh serta menyalahkan pihak lain (tanpa mau jernih melakukan introspeksi) – maka besar kemungkinan hidup nyata kita benar-benar akan dipenuhi dengan elegi pilu kemalangan dan kenestapaan.

Itulah mengapa kaum bijak bestari memberi petuah agar kita bisa selalu melentikkan api optimisme dalam diri kita dan juga mampu merawat pola pikir positif. Positif melihat masa depan kita, positif melihat segenap tantangan yang menghadang, dan positif dalam berpikir serta berimajinasi.

Soalnya kemudian adalah : menginjeksikan daya positif ke dalam sel-sel otak kita ternyata tak semudah membikin indomie rebus. Acap ketika dihadapkan pada tantangan yang membuncah atau kerumitan masalah yang menghadang, pikiran kita langsung goyah dan berpikir : ah, saya memang tidak mampu melakukannya…..saya mungkin tidak bisa meraih impian yang saya cita-citakan…..yah, memang ini suratan nasib saya…….(Duh!).

Jadi bagaimana duuoong? Apa yang mesti dilakoni agar mentalitas positif dan spirit keyakinan itu tak langsung layu ketika badai tantangan datang menghadang? Apa yang mesti diziarahi agar virus positiv itu terus menancap dalam serat otak kita bahkan ketika lautan masalah terus menggelora, menghantam biduk perjalanan kita?

Beruntung, para ahli saraf (neurolog) telah menemukan jawabannya. Dan jawabannya terletak pada empat level gelombang otak kita. Melalui serangkaian eksperimen dan alat ukur yang bernama EEG (Electro EncephaloGram), mereka menemukan ternyata terdapat empat level getaran dalam otak kita. Mari kita simak bersama empat gelombang kesadaran itu.

Beta (14 – 100 Hz). Dalam frekuensi ini kita tengah berada pada kondisi aktif terjaga, sadar penuh dan didominasi oleh logika. Inilah kondisi normal yang kita alami sehari-hari ketika sedang terjaga (tidak tidur). Kita berada pada frekuensi ini ketika kita bekerja, berkonsentrasi, berbicara, berpikir tentang masalah yang kita hadapi, dll. Dalam frekuensi ini kerja otak cenderung memantik munculnya rasa cemas, khawatir, stress, dan marah. Gambar gelombang otak kita dalam kondisi beta adalah seperti dibawah ini.

400px-eeg_betasvg.png

Alpha (8 – 13.9 Hz). Ketika otak kita berada dalam getaran frekuensi ini, kita akan berada pada posisi khusyu’, relaks, meditatif, nyaman dan ikhlas. Dalam frekuensi ini kerja otak mampu menyebabkan kita merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Berikut gambar gelombang alpha.

400px-eeg_alphasvg.png

Theta (4 – 7.9 Hz). Dalam frekuensi yang rendah ini, seseorang akan berada pada kondisi sangat khusyu’, keheningan yang mendalam, deep-meditation, dan “mampu mendengar” nurani bawah sadar. Inilah kondisi yang mungkin diraih oleh para ulama dan biksu ketika mereka melantunkan doa ditengah keheningan malam pada Sang Ilahi. Berikut gambar gelombang otak kita ketika berada dalam kondisi theta.

400px-eeg_thetasvg.png

Delta (0,1 – 3,9 Hz). Frekuensi terendah ini terdeteksi ketika orang tengah tertidur pulas tanpa mimpi. Dalam frekuensi ini otak memproduksi human growth hormone yang baik bagi kesehatan kita. Bila seseorang tidur dalam keadaan delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski tertidur hanya sebentar, ia akan bangun dengan tubuh tetap merasa segar.

Nah, penyelidikan menunjukkan bahwa proses penumbuhan keyakinan positif dalam pikiran kita akan berlangsung dengan optimal jika otak kita tengah berada pada kondisi Alpha (atau juga kondisi Theta). Dalam frekuensi inilah, kita bisa menginjeksikan energi positif dalam setiap jejak sel saraf kita secara mulus. Apabila kita merajut keyakinan positif dan visualisasi keberhasilan dalam kondisi alpha, maka rajutan itu benar-benar akan menembus alam bawah sadar kita. Pada gilirannya, hal ini akan memberikan pengaruh yang amat dahsyat pada pola perilaku kita ketika berproses menuju puncak keberhasilan yang diimpikan.

Pertanyaannya sekarang adalah : bagaimana caranya agar kita bisa berada kondisi alpha?

Bagi Anda yang muslim, ada satu langkah yang mujarab : sholat tahajud di tengah keheningan malam (Jika Anda beragama Kristen, mungkin medianya adalah dengan melakukan “retreat”).

Begitulah, para kaum bijak bestari berkisah, dalam momen-momen kontemplatif ketika bersujud dihadapan Sang Ilahi, selalu ada perasaan keheningan yang menggetarkan, perasaan khusyu’ yang sungguh menghanyutkan. Saya berpikir perasaan ini muncul karena saat itu kondisi otak kita sedang berada pada gelombang alpha. Dan percayalah, dalam momen itu, kita dengan mudah bisa memasukkan energi positif dan spirit keyakinan dalam segenap pikiran kita. Dalam momen inilah, dalam hamparan kepasrahan total pada Sang Pencipta dan rasa syukur yang terus mengalir, kita bisa merajut butir-butir keyakinan positif itu dalam segenap raga kita. Dalam segenap jiwa dan batin kita.

Maka mulai malam ini………………ditengah kesunyian malam, bentangkanlah sajadah disudut rumah kita, basuhkan air wudhu, dan tegakkan sholat tahajud dengan penuh keikhlasan. Lalu, ditengah keheningan yang menentramkan, lantunkanlah harapan positif dan doa-doa itu dengan penuh keyakinan……Mudah-mudahan kita semua bisa melangkah menuju pintu keberhasilan dan kebahagiaan. Disini dan “Disana”.

 

by.http://strategimanajemen.net/

Age of Empires 2 Cheat Codes

Posted in Uncategorized on Desember 11, 2010 by Uze Kune
Cheat Effect
cheese steak jimmy’s 1000 Food
robin hood 1000 Gold
rock on 1000 Stone
lumberjack 1000 wood
aegis Build Fast
how do you turn this on Cobra Car
wimpywimpywimpy Commit Suicide
natural wonders Control the Animals
marco Full Map
resign Instant Lose
i r winner Instant Victory
black death Kill All Opponents
torpedo(1-8) Kill Indicated Opponent (Check what slot number they’re in)
polo No Shadows
to smithereens Saboteur Unit
I love the monkey head A VDML man will appear at your Town Center
!mute Will not hear any taunts
!nomute Undoes the !mute code
furious the monkey boy Furious the Monkey Boy

Kotak-Pelan pelan saja

Posted in Uncategorized on Agustus 23, 2010 by Uze Kune

Kode Smiley Emotion Facebook

Posted in Kode Smiley Emotion Facebook on April 2, 2010 by Uze Kune

Apabila kamu sering chat di facebook dan suka menggunakan smiley, berikut ini ada kode2 smiley yang bisa dipakai di chat Facebook.

Smiley bisa dipergunakan dengan salah satu kode yang tersedia.


selamat mencoba

happy 🙂
robot :|]

curly lips :3

pacman :v

upset >:O >:-O >:o >:-o

confused o.O O.o

squint -_-

kiki ^_^

heart ❤

kiss :-* :*

angel O:) O:-)

devil 3:) 3:-)

Shark (^^^)

unsure :/:-/:\ :-\

cry😥

grumpy 😡 >:-(

sunglasses 8-| 8| B-| B|

glasses😎 8) B-) B)

wink 😉😉

gasp :-O :O😮😮

grin 😀😀 =D

tongue 😛😛 :-p :p =P

sad 😦😦 :[ =(

Chris Putnam :putnam:

Alasan #2 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas

Posted in Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas on April 2, 2010 by Uze Kune

Banyak sekali wanita-wanita cantik, menarik, smart, dengan karir yang mapan, yang sepertinya bisa mendapatkan pria mana saja yang mereka inginkan, namun ternyata hingga usia mereka menyentuh 30-an, tetap saja single atau terus berganti-ganti pasangan. Mereka kesulitan menemukan pangeran berkuda putih yang akan meminang mereka dan hidup bahagia selamanya. Their fairy tales don’t seem to have happy endings.

Setelah membaca Alasan #1 Mengapa Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas, apakah Anda jadi dapat melihat dengan semakin jelas fenomena seperti itu terjadi di sekitar Anda? Berapa banyak wanita yang Anda lihat mengalami hal tersebut?

Baru beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan seorang sahabat wanita dan dia mengeluh betapa susahnya menemukan pria berkualitas yang memenuhi kriteria yang diinginkannya. Linda adalah seorang wanita yang sangat menarik, sangat fashionable, sangat pintar, dan berprofesi sebagai Head Coordinator dari sebuah event organizer yang sudah cukup terkenal. Dia akan berulang tahun yang ke-30 bulan April nanti.

Saya bertanya padanya, seperti apa sih pria yang diinginkannya? Dan jawabannya, meski sudah dapat saya tebak, tetap saja membuat saya menahan tawa, dia bilang, “Gue mau cowok yang tinggi, sporty, atletis, mapan, mampu menghidupi keluarga, setia, pengertian, smart dan bisa berkomunikasi dengan baik, sensitif, romantis, dan suka dengan hal-hal yang gue suka.”

Dan saya merespon, “Loe nyadar gak, kalo loe sedang menggambarkan Michael Jordan?”

“Gak lahhh.. cowok seperti itu ada kok! Cuma memang susah aja dicari!”

Yah, mungkin memang ada, tapi Linda telah mencari pria seperti itu selama hampir 30 tahun dan hasilnya nol besar. Mungkin dia kurang usaha dalam mencari, atau mungkin memang pria seperti bayangannya tersebut hanya ada dalam film Hollywood saja.

Padahal, kalau saya perhatikan, pria-pria yang pernah menjadi pacarnya atau yang selalu mendekatinya cukup memiliki semua kriteria yang disebutkannya di atas, yah mungkin memang kurang 2 atau 3 poin lah. Tapi Linda hanya menginginkan pria yang sempurna, dia tidak mau yang kurang dari itu.

Dan saya jadi teringat cerita yang lain.

Nina, seorang hairstylist yang sukses berusia 26 tahun, imut, supel, dan memiliki segudang fans yang selalu mencoba mendapatkan hatinya, kira-kira 2 minggu yang lalu menangis berlinangan air mata di mobil saya sepulang makan malam bersama. Dia baru saja diputuskan oleh pacarnya. Mantan pacarnya adalah seorang pria bertubuh tinggi, ganteng, kaya raya dan sangat suka clubbing, bahkan Nina pun pertama kali berkenalan dengannya di tempat clubbing, kira-kira setengah tahun yang lalu.

Si pria meninggalkannya begitu saja, setelah Nina memberikan seluruh tubuh dan hatinya. Ia tidak berniat untuk melanjutkan hubungan lebih serius, karena tidak ingin kehilangan kebebasannya.

Di sela-sela tangisannya, saya bilang, “Yah memang bukan salah loe sih, tapi next time, kalo ketemu cowok diliat-liat dulu orangnya. Ketemunya aja di tempat clubbing.. harusnya dah tau dong bakal begini..”

“Gue pikir setelah sama gue, dia bisa berenti clubbing dan maen cewek. Gue pikir dia bisa berubah. Dia baik banget sama gue, Kei.. dia kasih semua yang gue mau, bahkan yang gak pernah gue minta. Dia malah pernah ajak gue ngeliat pabriknya di Malang..”, isak Nina.

Dan saya hanya bisa diam dan menunggunya sampai selesai menangis.

Kisah Linda dan Nina mungkin sepertinya tidak berhubungan, tapi apabila Anda menganalisa lebih jauh ada satu persamaan dari kisah mereka. Persamaan yang juga dimiliki oleh banyak kisah yang dialami oleh wanita-wanita di sekitar kita.

Their fairy tales don’t seem to have  happy endings, simply because life’s not a fairy tale. Dan itu adalah alasan #2 mengapa wanita sulit mendapatkan pria berkualitas.

Ekpektasi yang tidak realistis.

Akibat dongeng-dongeng tentang pangeran dan tuan putri yang jatuh cinta dan hidup bahagia happily ever after, yang didapat sejak kecil lewat film-film Walt Disney dan buku-buku yang dibacanya, sejak kecil wanita hidup dalam fantasi akan sebuah kisah percintaan yang romantis dengan pria yang sempurna.

Setelah remaja dan beranjak dewasa, dongeng-dongeng  serupa seolah-olah menjadi nyata karena disajikan dengan setting yang modern, urban dan situasi sehari-hari, lewat majalah-majalah wanita, novel-novel percintaan, dan film-film Hollywood seperti Sex and the City. Sewaktu kecil, setiap wanita bermimpi menjadi Cinderella, namun ketika dewasa mereka bermimpi menjadi Carrie Bradshaw dan ketiga sahabatnya.

Apalagi semenjak booming sinetron di stasiun-stasiun televisi lokal dalam 2 dekade belakangan ini, baik anak kecil maupun wanita dewasa menjadi begitu terbiasa dengan kisah percintaan yang tidak realistis.

Misalnya saja, kisah tentang pembantu yang dicintai oleh majikannya yang ganteng, kaya raya, dan baik hati namun dihadang oleh sang ibu yang licik dan jahat, setelah berlinang air mata dan penuh pengorbanan akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia selamanya. Mirip sekali dengan dongeng-dongeng karangan H.C. Andersen, bedanya hanya terletak pada setting Jakarta modern, bukan Eropa jaman pertengahan.

Apalagi ditambah dengan mendengar kisah-kisah cinta yang sepertinya selalu terdengar sempurna dari teman-teman mereka, para wanita jadi ingin memiliki kisah seperti itu juga. Meskipun pada akhirnya toh teman-teman mereka juga tetap single dan tak kunjung menikah.

Alasan #2 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas

Posted in Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas on April 2, 2010 by Uze Kune

Semua dongeng ini, baik yang klasik maupun yang refurbish, begitu mengendap di dalam hati para wanita sehingga mereka tanpa sadar memiliki ekspektasi akan sebuah pengalaman romansa yang tidak realistis. Sebuah ekspektasi akan kisah percintaan yang romantis dengan pria yang sempurna. Apakah Anda seperti itu? Jawab dengan jujur dalam hati Anda.

Akibatnya, ketika Anda bertemu dengan seorang pria, tanpa sadar Anda akan selalu menilai seberapa indahnya hubungan Anda dengannya, dan seberapa sempurnanya sang pria. Tentu saja ini akan berakhir dengan kekecewaan karena memang tidak ada hubungan yang sempurna dan sang pria jelas bukan pangeran tampan berkuda putih. Sang pria mungkin hanya seorang akuntan, atau pengusaha wiraswasta yang memiliki masalahnya sendiri.

Atau, ketika Anda bertemu dengan seorang pria yang dapat memenuhi fantasi Anda akan sebuah kisah romansa yang indah, yang memanjakan Anda dengan segala kemewahan dan keromantisan, apalagi ia sepertinya tampak begitu sempurna di mata Anda, itu membuat Anda lalu mengabaikan segala logika yang jelas-jelas mengatakan bahwa ia tidak baik untuk Anda.

Intuisi Anda memberi peringatan pada Anda, karena Anda bertemu dengannya di tempat clubbing, atau karena ia ternyata sudah menikah, atau karena ia memiliki masalah dengan temperamennya, sehingga suka bertindak kasar terhadap Anda. Tapi Anda sama sekali tidak peduli. Anda berpikir Anda akan dapat merubahnya dengan kekuatan cinta!

Tapi Anda bukanlah Sailor Moon. Anda hanyalah seorang wanita biasa yang hidup di dunia nyata.

Fenomena ini lebih jelas terlihat pada wanita-wanita yang cantik, smart, dan karir yang mapan. Karena memang wanita-wanita yang seperti itu lah yang merasa bahwa mereka BERHAK dan MAMPU untuk mendapatkan pria dan kisah romansa yang sempurna.

Mereka menginginkan sebuah hubungan yang selalu indah, mulus dan tanpa masalah. Begitu masalah datang, perasaan cinta mereka mulai menurun, dan mereka pikir ini bukanlah hubungan yang layak untuk dijalani. Padahal yang namanya hubungan itu harus dibangun dengan kerja keras dan melalui jatuh bangun. Tidak ada yang namanya hubungan yang sempurna.

Itu sebabnya wanita-wanita cantik tersebut selalu bergonta-ganti partner, atau selalu terlihat single. Karena mereka selalu merasa bisa mendapatkan hubungan dan pria yang lebih baik dari yang ada di depan mereka. Kalau ada yang namanya pria sempurna, maka SAYA-lah yang paling berhak untuk mendapatkannya, begitu pikir mereka.

Semakin cantik, smart dan mapan karirnya, semakin sulit bagi wanita tersebut untuk mendapatkan pria berkualitas yang diinginkannya. Karena memang pria yang memenuhi daftar check-list mereka hanya ada dalam film-film Hollywood.

Tapi ironisnya, wanita-wanita yang yang dianggap kurang menarik, sederhana, yang bercita-cita menjadi ibu rumah tangga dan tidak berfokus pada karir, justru yang lebih dulu menikah dan berkeluarga. Sering kali setelah menghadiri pernikahan seseorang, saya selalu pernah berpikir, “Kenapa jarang sekali ada pengantin wanita yang cantik dan seksi, yah?”

Wanita-wanita ini menyadari bahwa sangat kecil kemungkinannya untuk mendapatkan pria sempurna ala Brad Pitt, yang tampan, atletis, macho, romantis, setia, sensitif, pintar dan kaya raya tujuh turunan, karena memang di sekitar mereka hanyalah ada pria-pria biasa: akuntan, programmer, desainer grafis, PNS, dsb dengan kelebihan dan keunikan masing-masing. Mereka bisa menikmati kebahagiaan karena mereka menerima hubungan dan pasangan mereka apa adanya. Mereka memiliki ekspektasi yang realistis.

Jangan salah! Saya tidak menganjurkan agar Anda membuang impian dan idealisme Anda. Saya hanya sekedar membeberkan, bahwa ekspektasi yang tidak realistis hanya akan membawa Anda pada kekecewaan dan pencarian yang tiada berakhir. Anda membuang-buang waktu Anda untuk mengejar guci emas di ujung pelangi, padahal di depan mata Anda mungkin saja sudah berdiri pria berkualitas yang dapat membahagiakan Anda selama sisa hidup Anda.

Saya sengaja memasang gambar cover film Serendipity di entri ini, karena film itu adalah salah satu dongeng modern yang sangat terkenal. Film ini selalu masuk sebagai salah satu film paling romantis sepanjang masa di media manapun. Sebuah contoh sempurna untuk sebuah masalah yang sempurna.

Sahabat Anda,

Kei Savourie

*Semua cerita di blog ini adalah kisah nyata, tapi semua nama disamarkan untuk melindungi privasi orang-orang yang bersangkutan.

sumber: http://keisavourie.wordpress.com/

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.