Alasan #2 Wanita Sulit Mendapatkan Pria Berkualitas


Semua dongeng ini, baik yang klasik maupun yang refurbish, begitu mengendap di dalam hati para wanita sehingga mereka tanpa sadar memiliki ekspektasi akan sebuah pengalaman romansa yang tidak realistis. Sebuah ekspektasi akan kisah percintaan yang romantis dengan pria yang sempurna. Apakah Anda seperti itu? Jawab dengan jujur dalam hati Anda.

Akibatnya, ketika Anda bertemu dengan seorang pria, tanpa sadar Anda akan selalu menilai seberapa indahnya hubungan Anda dengannya, dan seberapa sempurnanya sang pria. Tentu saja ini akan berakhir dengan kekecewaan karena memang tidak ada hubungan yang sempurna dan sang pria jelas bukan pangeran tampan berkuda putih. Sang pria mungkin hanya seorang akuntan, atau pengusaha wiraswasta yang memiliki masalahnya sendiri.

Atau, ketika Anda bertemu dengan seorang pria yang dapat memenuhi fantasi Anda akan sebuah kisah romansa yang indah, yang memanjakan Anda dengan segala kemewahan dan keromantisan, apalagi ia sepertinya tampak begitu sempurna di mata Anda, itu membuat Anda lalu mengabaikan segala logika yang jelas-jelas mengatakan bahwa ia tidak baik untuk Anda.

Intuisi Anda memberi peringatan pada Anda, karena Anda bertemu dengannya di tempat clubbing, atau karena ia ternyata sudah menikah, atau karena ia memiliki masalah dengan temperamennya, sehingga suka bertindak kasar terhadap Anda. Tapi Anda sama sekali tidak peduli. Anda berpikir Anda akan dapat merubahnya dengan kekuatan cinta!

Tapi Anda bukanlah Sailor Moon. Anda hanyalah seorang wanita biasa yang hidup di dunia nyata.

Fenomena ini lebih jelas terlihat pada wanita-wanita yang cantik, smart, dan karir yang mapan. Karena memang wanita-wanita yang seperti itu lah yang merasa bahwa mereka BERHAK dan MAMPU untuk mendapatkan pria dan kisah romansa yang sempurna.

Mereka menginginkan sebuah hubungan yang selalu indah, mulus dan tanpa masalah. Begitu masalah datang, perasaan cinta mereka mulai menurun, dan mereka pikir ini bukanlah hubungan yang layak untuk dijalani. Padahal yang namanya hubungan itu harus dibangun dengan kerja keras dan melalui jatuh bangun. Tidak ada yang namanya hubungan yang sempurna.

Itu sebabnya wanita-wanita cantik tersebut selalu bergonta-ganti partner, atau selalu terlihat single. Karena mereka selalu merasa bisa mendapatkan hubungan dan pria yang lebih baik dari yang ada di depan mereka. Kalau ada yang namanya pria sempurna, maka SAYA-lah yang paling berhak untuk mendapatkannya, begitu pikir mereka.

Semakin cantik, smart dan mapan karirnya, semakin sulit bagi wanita tersebut untuk mendapatkan pria berkualitas yang diinginkannya. Karena memang pria yang memenuhi daftar check-list mereka hanya ada dalam film-film Hollywood.

Tapi ironisnya, wanita-wanita yang yang dianggap kurang menarik, sederhana, yang bercita-cita menjadi ibu rumah tangga dan tidak berfokus pada karir, justru yang lebih dulu menikah dan berkeluarga. Sering kali setelah menghadiri pernikahan seseorang, saya selalu pernah berpikir, “Kenapa jarang sekali ada pengantin wanita yang cantik dan seksi, yah?”

Wanita-wanita ini menyadari bahwa sangat kecil kemungkinannya untuk mendapatkan pria sempurna ala Brad Pitt, yang tampan, atletis, macho, romantis, setia, sensitif, pintar dan kaya raya tujuh turunan, karena memang di sekitar mereka hanyalah ada pria-pria biasa: akuntan, programmer, desainer grafis, PNS, dsb dengan kelebihan dan keunikan masing-masing. Mereka bisa menikmati kebahagiaan karena mereka menerima hubungan dan pasangan mereka apa adanya. Mereka memiliki ekspektasi yang realistis.

Jangan salah! Saya tidak menganjurkan agar Anda membuang impian dan idealisme Anda. Saya hanya sekedar membeberkan, bahwa ekspektasi yang tidak realistis hanya akan membawa Anda pada kekecewaan dan pencarian yang tiada berakhir. Anda membuang-buang waktu Anda untuk mengejar guci emas di ujung pelangi, padahal di depan mata Anda mungkin saja sudah berdiri pria berkualitas yang dapat membahagiakan Anda selama sisa hidup Anda.

Saya sengaja memasang gambar cover film Serendipity di entri ini, karena film itu adalah salah satu dongeng modern yang sangat terkenal. Film ini selalu masuk sebagai salah satu film paling romantis sepanjang masa di media manapun. Sebuah contoh sempurna untuk sebuah masalah yang sempurna.

Sahabat Anda,

Kei Savourie

*Semua cerita di blog ini adalah kisah nyata, tapi semua nama disamarkan untuk melindungi privasi orang-orang yang bersangkutan.

sumber: http://keisavourie.wordpress.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: